5.26.2011

Beberapa tanda istri selingkuh . . .

.


Selama ini yang sering dikupas hanya tanda-tanda suami selingkuh. Lantas bagaimana mengenali istri yang juga bisa selingkuh? Berikut ini beberapa tanda sikap pada wanita yang pantas dicurigai telah memiliki pria idaman lain (PIL).

Namun demikian, bila tanda tanda ini ada ditemukan pada istri atau pasangan, jangan lantas buru buru memvonis dan mengambil tindakan terhadapnya. Tulisan ini untuk membantu para suami yang merasa kurang yakin terhadap kesetiaan pasangannya.
Karenan pada umumnya, wanita pandai menyembunyikan rahasia dan perasaannya. Namun, bila ditemukan tanda-tanda seperti berikut ini, maka para pria boleh mencurigainya.

Coba cek beberapa perilaku istri mulai dari sekarang, apakah ada yang berubah atau tidak. Nah, kalau ada perubahan yang mencolok dan memiliki kemiripan dengan tulisan ini, bisa jadi istri sedang selingkuh. Mumpung belum terlambat, ada baiknya segera diambil langkah solutif agar terbina keluarga yang harmonis dan bahagia penuh pengertian.

1) Istri mulai tertutup
Istri yang biasanya selalu menceritakan kegiatan sehari-hari kepada suami tiba tiba berubah menjadi tertutup. Seolah mencoba menghindar ngobrol banyak dengan suami. Ini bisa jadi ada pria lain yang muncul dalam hidupnya. Ia was-was kalau kelepasan membicarakan pria tersebut, atau tanpa sengaja bercerita tentang sesuatu yang mengarah pada pertemuan dengan pria itu sehingga memilih untuk diam kepada suami.

Solusinya: Jangan menunggu istri bercerita tapi mintalah mengungkapkan tentang kegiatannya sehari-hari. Pancinglah si istri untuk bercerita secara detil dengan mengikuti alur ceritanya secara aktif tanpa harus menginterogasinya.

Simpulkan sendiri dari kumpulan cerita itu saat si istri mulai gugup dan terbata-bata dalam menyampaikannya.

2) Sangat protektif terhadap handphone atau blackberrynya
Memang HP dan Blackberry tergolong barang sangat pribadi bagi setiap orang. Bila wanita memang berselingkuh, pasti tidak akan memberikan telepon rumah pada pria barunya itu.

Si istri akan sering berkomunikasi melalui handphone karena merasa lebih aman. Dan akhirnya, si istri akan berubah lebih protektif terhadap ponselnya, karena takut ketahuan sang suami.

Solusinya: Cobalah untuk tidak terkesan ekstrim dengan mengecek isi ponselnya. Gunakan cara yang lebih sopan dengan cara meminjam ponselnya beralasan pulsa suami habis atau low battery. Pinjam sebentar untuk mengirim SMS atau lainnya, sambil mencermati apakah ada kotak masuk atau nomor telepon yang pantas dicurigai.

3) Berdandan berlebihan tapi bukan untuk suami
Hal ini paling mudah diamati dan segera bisa ditebak. Wanita selalu ingin tampil sempurna dan tampak cantik di hadapan orang yang sedang ia dekati atau untuk mendapatkan pujian orang lain.

Ketika tidak ada rencana bepergian dengan suami atau keperluan lain kebersamaan, mengapa tiba tiba istri berdandan berlebihan. Memangnya akan bertemu dengan siapa dia? Suami tentu paham dalam hal ini.

Solusinya: Tawarkan untuk mengantarkan ke tunjuannya, atau tanyakan padanya mengapa si istri belakangan ini sudah tidak pernah berdandan secantik itu saat sedang pergi dengan suami, kok tiba tiba sangat cantik dan menggairahkan. Perhatikan reaksinya ketika ditawarkan bantuan itu, maka akan tampak istri jujur atau berbohong.

4) Sering melamun
Siapa pun tidak sanggup membagi dua hatinya apalagi perhatiannya terhadap pasangan. Jika pikiran wanita sudah terbagi untuk suami, anak dan si dia, tentu perhatian untuk sang suami berkurang drastis bahkan di nomor sekian.

Bila sudah sering melamun dan menyendiri walau ada sang suami, maka hal itu pertanda buruk.

Solusinya: Perbanyak komunikasi, tanyakan padanya baik-baik apa yang mengganjal pikirannya. Bisa langsung menyerangnya dengan pertanyaan apakah sedang memikirkan pria lain dalam hatinya atau tidak. Dan bersiap-siaplah menghadapi jawaban beberapa macam.

5) Tiba tiba menjadi super sibuk di luar
Mungkin inilah alasan klasik yang sering diutarakan para wanita untuk menghindar dari pasangannya. Ada saja kegiatan di luar yang tidak biasa dan tidak mau ditemani oleh suami. Dengan demikian, si istri akan kehilangan waktu luang bagi si suami karena lebih memberikan waktu untuk orang lain. Dan berusaha menemuinya dibanding menemui suaminya sendiri.

Solusinya: Minta ijin si istri untuk mengikuti kemana pergi atau mengikuti kegiatan apa dalam beraktifitas. Bila istri menolak, mulailah untuk memberi batasan padanya, karena berarti si istri memang lebih mementingkan urusan yang tidak diketahui sang suami. Mengapa tidak ada keterbukaan? Jika istri marah-marah atau mulai protes dengan batasan itu, lanjutkan dengan penyelidikan. (Sumber)

2 komentar:

nofhan mengatakan...

lengkap sudah.....

Ahmad Wahyudin mengatakan...

jual rumah limasan joglo jogja

Poskan Komentar